Kajian Tematik Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) FMIPAKes UMRI Jumat, 22 Mei 2026 (05 Dzulhijjah 1447 H) Memahami Ajaran Islam dalam Perspektif Muhammadiyah
📢 Kajian Tematik Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) FMIPAKes UMRI
FMIPAKes UMRI mengundang seluruh Dosen dan Tenaga Kependidikan untuk menghadiri Kajian Tematik Al Islam dan Kemuhammadiyahan dengan tema:
“Memahami Ajaran Islam dalam Perspektif Muhammadiyah”
👤 Narasumber: Dr. H. Hendri Sayuti, M.Ag. (Ketua PWM Riau)
🗓️ Jumat, 22 Mei 2026 (05 Dzulhijjah 1447 H)
⏰ Pukul 10.00 – 11.30 WIB
📍 RB 07
“Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, maka Dia akan memahamkannya tentang agama.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Semoga kegiatan ini menambah pemahaman dan keberkahan bagi kita semua.
#AIKBerdampak #FMIPAKesUMRI
Kepada Yth:
1. Bapak/Ibu Dosen
2. Tenaga Kependidikan
selingkungan Fakultas MIPA & Kesehatan
Di- Tempat
Assalamualaikum.wr.wb
Semoga kita senantiasa berada dalam lindungan Tuhan yang Maha Esa dan sukses dalam setiap aktifitas kita, aamiin.
Dengan ini kami mengundang Bapak/Ibu untuk dapat hadir pada Pengajian AIK yang akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Jum'at/22 Mei 2026
Waktu : 10.00 - 11.30 wib
Tempat : RB 07
Tema : Memahami Ajaran Islam Dalam Perspektif Muhammadiyah
Demikian hal ini kami sampaikan, atas perhatian dan perkenaan Bapak/Ibu diucapkan terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ttd.
Dekan Fakultas MIPA dan Kesehatan
Dr.Prasetya,M.Si
CATATAN:
- Missconsepsi orang lain dalam muhammadiyah dan belum pas dalam memahami muhammadiyah
- kalender global hijriyah silahkan ditelaah
- meluruskan sesuatu yang kita anggap menyimpang
- mengadakan yang sebelumnya belum ada dalam urusan manusia muamalah, tidak menambah yang sudah ada seperti dalam hal ibadah
- Muhammadiyah berada dalam 2 kutub : kanan (serius memperjuangkan apa yang ada di Muhammadiyah) - kiri (dikit dikit TBC/ tahayul-bid'ah-Khurafat dan mencurigai).
- Islam dibangun dengan dialog
- ada yang mau menegakkan sunnah dan hindari bid'ah: dikira kita adalah bagian dari wahabi
- Muhammadiyah berada di tengah dari 2 kutub tersebut
- ada kelompok yang suka ritual tanpa dalil, ada kelompok yang suka dalil, tapi tak mau mengikuti pencerahan, menambah wawasan. dan hanya mengikuti metode metode yang ada dalam hadits
- dalam berbicara duniawi, urusan muammalah. muhammadiyah berada di tengan 2 kutub ini maka banyak yang akan memusuhi kita,
- Muhammadiyah dalam agama harus ada dalil jangan menyimpang nyimpang dari yang sudah ditetapkan dalam agama
- saat ini banyak yang memahami puncak agama istighazah (berkumpul shalawatan dengan dibarengi irama), padahal dalam agama adalah menjalankan agama sesuai tuntunan alquran dan hadits.
- contoh: ada orang di tanah air belajar tahsin untuk memperbaiki cara membaca alquran, setlah belajar maka dilanjutkan dengan mengajarkan tahsin kepada jamaah lainnya
- pendekatan yang benar adalah kuat dan tidak kuat dalilnya, bukan pendekatan yang benar sunnah dan tidak sunnah
- khairu ummah yang paling tinggi yang disebutkan sebagai defenisi tajdid
- meluruskan yang bengkok inilah paham muhammadiyah
- sangat berat, dalam hal aqidah dan aibadah harus sesuai dalil bukan sesuai tradisi
- sayap muhammadiyah adalah amar ma'ruf nahi munkar
- adakalanya kita akan menemukan hal yang menyimpang di lingkungan sekitar kita, kita harus berupaya untuk mengubahnya dan meluruskan yang bengkok, tapi dengan cara yang baik.
- kita terkadang menemukan adanya perbedaan maka kita akan mentoleransinya, akan tetapi jika menemukan hal penyimpangan maka kita harus memperbaikinya
- doa terbaik untuk jenazah adalah ikut dalam shalat jenazah, sehingga tidak perlu lagi berdoa setelah shalat jenazah namun melanjutkan ke proses selanjutnya yaitu menguburkan jenazah
- tidak dilarang untuk berdoa, namun jangan melakukan dengan meletakkan harus dalam waktu tertentu seperti setelah shalat jenazah
- semangat untuk memurnikan agama harus diikuti oleh penambahan wawasan, menambah wawasan dengan terus menggali ilmu, tingkatkan ilmu
- contoh: seorang ibu berwudhu di kamar mandi, tiba tiba ada suami masuk dan tersenggol, ada yang kembali berwudhu, ada yang tidak kembali berwudhu tapi langsung shalat (muhammadiyah memilih ini karena di rawikan oleh istri rasulullah Aisyah, dengan catatan hanya sentuhan biasa)
- wahabi - subhat, terkadang muhammadiyah mengalami 2 kubu ini
No comments:
Post a Comment