EDUKASI KESEHATAN KANKER PAYUDARA/ CA MAMAE KAMIS 23 APRIL 2026
DI RUANG RAWAT INAP BEDAH SURGIKAL DAHLIA
RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU
Ns. ISNANIAR, S.Kep,M.Kep
Dr. Ns. TRI SIWI KUSUMANINGRUM, S.Kep,M.Kes
Ns. LESTI AFRIYANTI, S.Kep
Ester Merlina Br. Sinaga 230201032
Deviana Agustina 230201030
Hidayana Sabila 230201017
Sari Aisyah Dzahabiyah Akbar 230201052
Kanker payudara (Ca mamae) merupakan salahsatu masalah Kesehatan utama di Dunia dan menjadi jenis kanker dengan angka tertingginpda Wanita. Secara Global kasus kanker payudara di angka 25% dari seluruh kasus kanker pada Wanita dan terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2022, tercatat sekitar 2,3 juta kasus baru di Dunia meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga menjadi beban Kesehatan yang signifikan baik di Negara maju maupun Negara berkembang.
Di Indonesia kanker payudara juga menempati urutan pertama sebagai jenis kanker terbanyak dengan jumlah kasus yang tinggi. Data menunjukan terdapat sekitar 68.858 kasus baru kanker payudara atau sekitar 16,6% dari total kasus kanker dan dengan angka kematian yang masih cukup besar. Kondisi ini menunjukan bahwa kanker payudara tidak hanya menjadi masalah Kesehatan tetapi juga berdampak pada aspek sosial dan ekonomi pasien serta keluarga. Selain itu, peningkatan angka kejadian juga dipengaruhi oleh berbagai factor resiko seperti genetik, hormonal, gaya hidup, obesitas, dan pengguanaan kontrasepsi hormonal.
Rendahnya pengetahuan Masyarakat mengenai kanker payudara terutama mengenai gejala dan deteksi dini menjadi salah satu penyebbab keterlambatan diagnosis dan penanganan. Peneliatian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku pencegahan termasuk praktik deteksi dini seperti SADARI. Oleh karena itu, penyuluhan Kesehatan sangat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman pasien dan keluarga khususnya di ruang rawat inap bedah agar pasien mampu melakukan deteksi dini dan mengambil Langkah pencegahan secara tepat sehingga dapat menurunkan angka akibat kanker payudara.
B. Tujuan
1.Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan 1x20 menit, di harapkan dapat meningkatkan pengetahuan pasien tentang penyakit kanker payudara.
2.Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan di harapkan pasien mampu
a.Menjelaskan pengertian kanker payudara
b.Menyebutkan factor resiko kanker payudara
c.Mengatahui tanda dan gejala kanker payudara
d.Menjelaskan cara deteksi dini (SADARI)
e.Mengetahui penatalaksanaan dan pencegahan kanker payudara
C. Pelaksanaan Kegiatan
1. Waktu
a.Hari/Tanggal : Kamis, 23 April 2026
b.Jam : 09.00 s/d 09.20 WIB
2.Tempat : Ruang rawat inap bedah surgical Dahlia
3.Metode Pelaksanaan : Penyuluhan dan Tanya jawab
4.Sasaran : Pasien dengan Ca Mamae di ruang Dahlia
5.Media : Leafleat
6.Pengorganisasian
a.Leader : Hidayana Sabila
b.Co-Leader : Sari Aisyah Dzahabiyah Akbar
c.Dokumentasi : Ester Merlina Br. Sinaga
d.Fasilitator : Deviana Agustina
e.Audience : Pasien dengan Ca Mamae di ruang
8.Uraian Tugas
a.Leader
•Menyampaikan pemaparan materi
b.Co leader
•Membantu leader saat melakukan penyuluhan
c.Dokumentasi
•Mendokumentasikan semua kegiatan penyuluhan
d.Fasilitator
•Memotivasi peserta untuk berperan aktif selama jalannya kegiatan
•Memfasilitasi pelaksanaan kegiatan dari awal sampai akhir
•Membuat absensi acara penyuluhan
9.Kriteria evaluasi
a.Kriteria Evaluasi
•Mahasiswa telah mengonsultasikan pre planning kegiatan kepada pembimbing Pendidikan dan pembimbing lapangan sebelum pelaksanaan kegiatan
•Waktu dan tempat kegiatan telah disepakati dengan pembimbing lapangan yaitu kakak Ns. Lesti Efrianti, S.Kep
•Tersedia ruangan atau tempat untuk implementasi kegiatan
b.Kriteria Proses
•Seluruh pasien dengan masalah ca mamae mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir
•Pasien aktif selama kegiatan
•Proses kegiatan implementasi berjalan sesuai dengan rencana
•Mahasiswa berada di tempat sesuai rencana
•Mahasiswa menyampaikan materi sesuai rencana
•Pasien memperhatikan dengan baik dan aktif bertanya
c.Kriteria Hasil
Pasien mengikuti kegiatan dan mampu memahami materi yang telah disampaikan dengan kriteria :
•Menjelaskan pengertian kanker payudara
•Menyebutkan factor resiko kanker payudara
•Mengatahui tanda dan gejala kanker payudara
•Menjelaskan cara deteksi dini (SADARI)
•Mengetahui penatalaksanaan dan pencegahan kanker payudara
MATERI EDUKASI PROSES PENYAKIT HIPERTENSI CARA KEREN ATASI MIGRAIN DI SMK AMAL IKHLAS DESA BENCAH KELUBI KECAMATAN TAPUNG KABUPATEN KAMPAR
A. Konsep Kanker Payudara
1.
Defenisi Kanker Payudara
Kanker payudara adalah penyakit berupa pertumbuhan sel abnormal atau tumor ganas pada payudara yang berasal dari jaringan seperti kelenjar, duktus (saluran) maupun jaringan penunjang lainnya. Sel kanker ini jika tidak di tangani dapat tumbuh tidak terkendali dan berpotensi menyebar ke bagian tubuh lainnya.
2.
Etiologi Kanker payudara
Penyebab pasti kanker payudara belum diketahui secara pasti, namun terdapat beberapa factor resiko yang dapat meningkatkan kejadian kanker payudara itu sendiri:
a.Faktor genetic/Riwayat keluarga
b.Usia (resiko meningkat jika usia >40 tahun)
c.Faktor hormonal (menopause terlambat)
d.Penggunaan kontrasepsi hormonal
e.Obesitas
f.Riwayat tidak menyusui
g.Paparan radiasi
h.KOnsumsi alcohol dan merokok
3.Tanda dan gejala kanker payudara
•Benjolan pda payudara atau ketiak
•Perubahan bentuk atau ukuran payudara
•Kulit payudara kemerahan atau terlihat seperti kulit jeruk
•Nyeri pada payudara
•Putting tertarik kedalam atau keluaran cairan yang abnormal
•Luka pada payudara yang tidak sembuh
4.Komplikasi Kanker Payudara
a.Penyebaran ke organ lain seperti paru, hati dan tulang
b.Nyeri kronis
c.Luka terbuka pada payudara
d.Gangguan psikologis (cemas, depresi)
e.Kematian
5.Cara mencegah kanker payudara
a.Pencegahan Primer
•Menjaga pola hidup sehat (diet seimbang, olahraga)
•Menghindari alcohol dan rokok
•Menjaga berat badan ideal
b.Pencegahan skunder (Deteksi dini )
•SADARI (Periksa payudara sendiri)
Cara Melakukan SADARI
1. Berdiri tegak di depan cermin dengan lengan menjuntai ke bawah. Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah ada perubahan bentuk secara signifikan pada payudara
2. Letakkan kedua tangan di atas kepala.
3. Periksa bentuk dan ukuran payudara
4. Tempatkan kedua tangan di pinggang, lalu gerakkan lengan hingga bahu ke depan. Posisi dapat membuat benjolan menjadi lebih terlihat
5. Tekan payudara secara melingkar dan perhatikan apakah ada benjolan
6. Tekan bagian puting secara perlahan untuk memeriksa apakah keluar cairan yang tidak normal
7. Ikuti langkah nomor 4-5 tetapi dengan posisi berbaring, mengangkat lengan ke atas, dan meletakkan bantal kecil di bawah bahu kanan
SADARI merupakan pemeriksaan mandiri yang harus dilakukan secara rutin.
Waktu terbaik untuk SADARI adalah pada hari ke-7 hingga ke-10 setelah hari pertama haid. Sementara, pada wanita menopause, SADARI dapat dilakukan pada tanggal yang sama setiap bulan.
•Pemeriksaan klinis oleh tenaga Kesehatan
6. Penatalaksanaan
1.Oprasi pengangkatan jaringan kanker
2.Kemoterpi
3.Radioterapi
4.Terapi hormon