Friday, April 3, 2026

KULIAH PAKAR DAN Tarhib Ramadhan, : Hari, tanggal : Rabu, 11 Februari 2026 Waktu : 08.00 wib s.d selesai Tempat : Aula Lt.3 Gd. Rektorat

 Tarhib Ramadhan, : Hari, tanggal : Rabu, 11 Februari 2026 Waktu : 08.00 wib s.d selesai 

Tempat : Aula Lt.3 Gd. Rektorat




















Assalamu'alaikum wr wb,

Yth. Bapak/Ibu Dosen dan Tenaga Kependidikan dilingkungan FMIPAKes,

Berikut kami kirimkan undangan Tarhib Ramadhan, yang insyaAllah akan dilaksanakan pada :

Hari, tanggal : Rabu, 11 Februari 2026

Waktu : 08.00 wib s.d selesai

Tempat : Aula Lt.3 Gd. Rektorat

Dengan ini kami mohon kehadiran dan partisipasi bapak/ibu untuk hadir dalam kegiatan yang dimaksud. Demikian disampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

Wassalamu'alaikum wr wb


Nomor : 227/II.3.AU/D/1/2026 Pekanbaru, 21 Sya’ban 1447 H

Lampiran : - 09 Februari 2026 M

Hal : Undangan

Kepada Yth.

1. Ketua dan Anggota Badan Pembina Harian

2. Wakil Rektor

3. Dekan Fakultas

4. Direktur Pascasarjana

5. Direktur Direktorat/Kepala Biro

6. Ketua Lembaga

7. Kepala UPT/Kantor

8. Direktur BUMK

9. Kepala Klinik Pratama UMRI

10. Dosen dan Tenaga Kependidikan

di

Tempat


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Doa dan harapan mudah-mudahan kita semua senantiasa berada dalam lindungan dan Inayah Allah

SWT., serta sukses dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, Aamiin.

Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, akan dilaksanakannya kegiatan Tarhib

Ramadhan dan Kuliah Pakar, maka dengan ini kami mengundang Bapak/Ibu untuk dapat hadir pada

kegiatan dimaksud yang Insya Allah diselenggarakan pada:

Hari/Tanggal : Rabu/ 11 Februari 2026

Pukul : 08.00 WIB s.d Selesai

Tempat : Aula Lt 3 Kampus Utama UMRI

Pemateri : Professor Dr. Abdi Omar Shuriye (Rektor Hormuud University Mogadishu Somalia)

Tema : “Ancaman Perang Dunia Ketiga: Peran dan Strategi Umat Islam Menghadapinya”

Demikian undangan ini disampaikan, atas perhatian dan kehadiran Bapak/Ibu kami ucapkan terimakasih.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Rektor ,

Dr. H. Saidul Amin, MA

NPK. 1022022001

CATATAN:

Pemateri : Professor Dr. Abdi Omar Shuriye (Rektor Hormuud University Mogadishu Somalia)

Tema : “Ancaman Perang Dunia Ketiga: Peran dan Strategi Umat Islam Menghadapinya”

  • Somalia dan indonesia harus berjuang untuk negaranya sendiri untuk melindungi diri 
  • kondisi politik dunia saat ini ada resiko perang nuklir, dan kekuatan yang lemah ada di negara kita indonesia dan somalia
  • kita kaya, dan kekayaan kita bukan milik kita dalam waktu yang lama
  • petrol/minyak, internet, medsos WA, kita tak punya teknologi sendiri
  • saat ini kita bisa akan kehilangan internet karena bukan milik kita, dan bukan kekayaan yang kita miliki, ini yang menunjukkan kekuatan kita lemah
  • apa solusinya? : adalah edukasi/pendidikan, sehingga kita harus punya internet sendiri, kekayaan milik sendiri teach-learn
  • internet  tidak bisa kita akses dalam waktu yang lama, karena bukan milik kita, suatu saat kita akan kehilangan karena kita tak memilikinya
  • harus jadi topik terbarukan untuk masa depan
  • kita harus bangkit, bahwa realitas kita tak punya apa apa, dalam waktu yang lama semuanya akan hilang dan tidak bisa kita akses
  • epistamologi, bagaimana untuk belajar dan bagaimana untuk mengajarkan, harus ada diskusi bagaimana teach-learn
  • sampaikan hal-hal baik dalam mengajarkan supaya sampai topik yang mau kita ajarkan, jangan mengajarkan dengan cara menakutkan, mebuat traumatik, tapi lakukan dengan ihsan, perfect, jangan setengah setengah dalam tapi secara totalitas dan ikhlas dalam , secara kaffah
  • harus paham apa yang akan disampaikan dalam teach-learn, ilmu by ihsan, ajarkan islam dengan ihsan, bukan hanya tentang surga dan neraka
  • harus melakukan apa yang dikatakan dalam proses teach-learn
  • tafaqquh, komprehensif dalam memahami dinul islam dan integrasikan dalam proses teach-learn
  • kekuatan terbesar saat ini berada di negara negara yang tamak
  • hanya 1% kekayaan di dunia yang dinikmati oleh negara negara islam, padahal kekayaan itu berada di negrinya
  • pedagogik (teori dan kurikulum, apa yang mestinya kita ajarkan dan sampaikan) dan estimologi
  • jangan hanya fokus pada ibadah saja, tapi juga hablum minannas lakukan kewajiban mengajar/berdakwah
  • kurikulum sudah baik, pelajari bagaimana pembelajaran diberikan dengan cara yang baik, bagaimana ini disampaikan dengan baik sehingga sampai ke peserta didik
  • ihsan berbuat baik seolah olah Allah selalu melihat kita
  • harus paham apa yang akan diajarkan, paham apa yang kita pelajari, dan paham cara menyampaikannnya dengan ihsan
  • ihsan - ikhlas- ITQAN 
  • jangan hanya menjadi pribadi kontekstual tapi tidak menjadi pribadi aktual
  • TASKHIR (berendah hati) jangan menjadi orang yang sombong, karena akan dihisab oleh Allah SWT
Secara bahasa, Taskhir (تسخير) berasal dari bahasa Arab yang berarti penundukanpengendalian, atau pemanfaatan.
Berikut adalah rincian maknanya:
  • Penundukan Alam: Dalam konteks Al-Qur'an, taskhir merujuk pada kekuasaan Allah yang menundukkan alam semesta (seperti matahari, bulan, laut, dan hewan) agar dapat dimanfaatkan oleh manusia demi kemaslahatan hidupnya.
  • Pengendalian: Kata ini juga berarti kemampuan untuk mengendalikan atau mengarahkan sesuatu ke tujuan tertentu.
  • Tanggung Jawab: Sebagai konsekuensi dari penundukan alam tersebut, manusia mengemban amanah sebagai khalifah untuk mengelola dan menjaga kelestarian alam, bukan merusaknya
Itqan adalah konsep Islam yang berarti melakukan pekerjaan dengan sempurna, teliti, terencana, dan profesional, sebagai bentuk tanggung jawab moral dan spiritual. Konsep ini menekankan pada hasil berkualitas tinggi, bukan sekadar selesai, yang didasarkan pada kesungguhan (ihsan). Itqan juga merujuk pada etos kerja maksimal dan disiplin, serta sering digunakan sebagai nama lembaga pendidikan, koperasi syariah (bmt itQan), atau jurnal akademik.
Definisi dan Makna Itqan
  • Secara Bahasa: Teliti, rapi, tepat, jelas, dan tuntas.
  • Konsep Ihsan: Itqan adalah kombinasi dari ihsan (berbuat baik) dan manfaat universal.
  • Pribadi Unggul: Cerminan pribadi yang sempurna yang sungguh-sungguh dalam beramal.
Penerapan Itqan
  • Dalam Bekerja: Melakukan tugas dengan hati-hati dan sepenuh hati.
  • Prinsip Profesionalisme: Menggabungkan niat ibadah dengan upaya maksimal, fokus, berilmu, dan konsisten.
  • Contoh: Koperasi Syariah bmt itQan mengadopsi pola profesional dan syariah untuk memberdayakan usaha mikro.
Konteks Lainnya
  • Kitab Al-Itqan: Al-Itqan fii Ulumil Qur'an karya Imam Suyuti adalah kitab Ulumul Quran yang komprehensif.
  • Institusi: Digunakan dalam nama lembaga pendidikan (Sekolah Itqan) atau jurnal ilmiah (Itqan: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan).
Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah mencintai seseorang yang apabila bekerja, ia melakukannya dengan itqan (profesional/sempurna).
Tawadhu' (rendah hati) adalah perilaku mulia dalam Islam untuk menjauhi kesombongan, di mana seseorang menyadari ketidaksempurnaan diri, tidak merasa lebih baik, dan menghargai orang lain. Sifat ini meningkatkan derajat di sisi Allah, menciptakan kedamaian, dan memupuk kasih sayang, sebagaimana dianjurkan Rasulullah SAW.
Berikut adalah poin penting mengenai rendah hati:
  • Hakikat Tawadhu': Merupakan sikap pertengahan, tidak sombong dan tidak rendah diri, serta sadar bahwa taqwa adalah pembeda, bukan harta.
  • Ciri-ciri: Ikhlas membantu tanpa pamrih, mengakui kesalahan, menerima nasihat, dan menghormati siapapun tanpa memandang status sosial.
  • Keutamaan: Allah akan mengangkat derajat orang yang rendah hati, mendatangkan ketenangan, serta dicintai sesama.
  • Cara Memupuk: Selalu bersyukur atas nikmat, menyadari kelemahan diri, dan ingat bahwa Allah mudah membolak-balikkan keadaan manusia.
Rendah hati adalah kunci ketenangan jiwa dan kemuliaan di hadapan Allah dan manusia.
  • Surat Al-Jatsiyah ayat 12

Surat Al-Jatsiyah Ayat 13

وَسَخَّرَ لَكُم مَّا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ جَمِيعًا مِّنْهُ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Artinya: Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir.

  • Surat Ibrahim Ayat 32
ٱللَّهُ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ وَأَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً فَأَخْرَجَ بِهِۦ مِنَ ٱلثَّمَرَٰتِ رِزْقًا لَّكُمْ ۖ وَسَخَّرَ لَكُمُ ٱلْفُلْكَ لِتَجْرِىَ فِى ٱلْبَحْرِ بِأَمْرِهِۦ ۖ وَسَخَّرَ لَكُمُ ٱلْأَنْهَٰرَ

Artinya: Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air hujan dari langit, kemudian Dia mengeluarkan dengan air hujan itu berbagai buah-buahan menjadi rezeki untukmu; dan Dia telah menundukkan bahtera bagimu supaya bahtera itu, berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu sungai-sungai.
Prof. Dr. Budu Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah

BPH UMRI/PWM UMRI : PRof. Dr. NAZIR, MA

Ka. Biro Kepegawaian : Raja Suci Harliza
  • DP 31 tahun dan-desember 2025, penilaian januari 2026, masuk ke akun SIPATU masing masing
  • jika tidak setuju bisa melakukan penolakan, dan alasan penolakan atas penilaian
  • akan digunakan untuk pemberian ward dan funishment
  • AIK
  • upload absensi dan buktikan AIK, lampirkan dan upload SK, Surat tugas
REKTOR UMRI : Dr. SAIDUL AMIN , MA
  • Menurut hisab kalender hijriah 1 Ramadhan tanggal 18 Februari 2026
  • uang daging
  • libur UMRI 16-17-18 Februari 2026
  • selaam ramadhan akan pulang cepat
  • 1 juz alquran 1 hari dosen di setiap unit di UMRI, untuk khatam alquran, ada reward dari UMRI
  • Pagi sebelum dan sesudah masuk kelas budayakan baca Alquran di unit masing masing
  • acara buka bersama UMRI, dengan 1500 fakir miskin, acara puncak bersama 1000 peserta buka bersama. 
  • LAIK dibantu FSI merumuskan setiap hari selama ramadhan tidak ada detik dan waktu yang terbuang, mari menghidup hidupkan ramadhan
  • lembaga wakaf, LAZISMU. gerakkan gerakan wakaf, infaq selama ramadhan, setiap kita memberikan 1 buka puasa untuk fakir miskin, total 417 dosen dan tendik UMRI
  • dekan 3 orang, rektor , wakil rektor
  • harapan : seluruh keluarga besar UMRI berperan di mesjid mesjid lingkungan amsing masing. seperti ketua pengurus mesjid, akan menjadi sesuatu yang sangat indah. dan harus diapresiasi jika ada dosen dan tendik ada yang menjadi RT/RW di masyarakat, tentu akan membawa nama baik UMRI, penghargaan tsb sangat penting
  • seluruh civitas akademika UMRI bermanfaat di lingkungannya masing masing
  • gedung MMT sudah pengecoran di lantai 5, bulan maret 2026 sudha bisa digunakan, lantai 4 akan bisa digunakan akhir bulan maret 2026, dan membutuhkan dana yang banyak
  • 3 hektar tanag UMRI tahun 2022, sekarang sudah hampir 8 hektar, 11 hektar jika tanah di belakang bisa dibebaskan segera (3 hektar), planning ada danau, ada komplek olahraga untuk dosen dan tendik, ada mess dan apartemen untuk tamu tamu yang datang dari luar UMRI
  • Mari isi ramadhan dengan Iimaanan Wahtisaaban“ (“membenarkan dan meyakini'”)

    Al Baqarah ayat 265:

    Tafsir Ibnu Katsir pada surat Al Baqarah ayat 265:

وَمَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمُ ابْتِغَاءَ مَرْضَاةِ اللَّهِ وَتَثْبِيتًا مِنْ أَنْفُسِهِمْ كَمَثَلِ جَنَّةٍ بِرَبْوَةٍ أَصَابَهَا وَابِلٌ فَآَتَتْ أُكُلَهَا ضِعْفَيْنِ فَإِنْ لَمْ يُصِبْهَا وَابِلٌ فَطَلٌّ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat“.

penjelasan Al Hafidz Ibnu Katsir mengenai ayat ini, pada awal penjelasan beliau mengatakan:

“…{وَتَثْبِيتًا مِنْ أَنْفُسِهِمْ} أي: وهم متحققون مُثَبتون أن الله سيجزيهم على ذلك أوفر الجزاء، ونظير هذا في المعنى: قوله عليه السلام في الحديث المتفق على صحته: ((مَن صام رمضان إيمانًا واحتسابًا. . . )) أي:
يؤمن أنّ الله شَرَعَهُ، ويحتسب عندَ الله ثوابَه
قال الشعبي: {وَتَثْبِيتًا مِنْ أَنْفُسِهِمْ} أي: تصديقًا ويقينًا”

“ayat وَتَثْبِيتًا مِنْ أَنْفُسِهِمْ artinya mereka meyakini dan menegaskan bahwa Allah akan membalas mereka dengan pahala yang berlimpah. Dan alasan dari makna ini adalah sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam:

مَن صام رمضان إيمانًا واحتسابًا

barangsiapa yang berpuasa Ramadhan iimaanan wahtisaaban

maksudnya yaitu mengimani bahwa Allah telah mensyariatkan puasa dan mengharapkan pahala puasa dari sisi Allah. Asy Sya’bi berkata: وَتَثْبِيتًا مِنْ أَنْفُسِهِمْ maknanya: “membenarkan dan meyakini'”


No comments:

Post a Comment

KULIAH PAKAR DAN Tarhib Ramadhan, : Hari, tanggal : Rabu, 11 Februari 2026 Waktu : 08.00 wib s.d selesai Tempat : Aula Lt.3 Gd. Rektorat

 Tarhib Ramadhan, : Hari, tanggal : Rabu, 11 Februari 2026 Waktu : 08.00 wib s.d selesai  Tempat : Aula Lt.3 Gd. Rektorat Assalamu'alaik...