Saturday, January 24, 2026

PRAKTIKUM LABORATORIUM KEPERAWATAN MATERNITAS DAN ANAK MAHASISWA KEPERAWATAN UMRI ANGKATAN TAHUN 2024 KAMIS 22 JANUARI 2026

PRAKTIKUM LABORATORIUM KEPERAWATAN MATERNITAS DAN ANAK MAHASISWA KEPERAWATAN UMRI ANGKATAN TAHUN 2024 KAMIS 22 JANUARI 2026

MAHASISWA KEPERAWATAN UMRI ANGKATAN TAHUN 2024

PRAKTIKUM LABORATORIUM KEPERAWATAN MATERNITAS DAN ANAK
PMB 2026
GELOMBANG 1: 6 November 2025 - 28 Februari 2026
GELOMBANG 2: 2 Maret - 4 juli 2026
GELOMBANG 3: 6 Juli - 5 September 2026
Keperawatan Umri unggul

Ayo kuliah di keperawatan Umri
Keperawatan Umri terbaik

Universitas Muhammadiyah Riau https://daftar.umri.ac.id/
Pendaftaran Offline : Senin-Sabtu jam 08.00-16.00 wib
Kampus Utama UMRI, Jl. Tuanku Tambusai , Pekanbaru, Riau
”Spritual, Mobility, Accountable, Responsive, Togetherness (SMART)”

MHS 2024 YANG BELUM KIRIM DOKUMENTASI UJIAN PRAKTIKUM LAB KAMIS 22/1/26 : 1. ABDI NANTA RINATA 2. DUWI HARTATI 3. FEBBY MAHARANI : ALPHA 4. HUTRI ADELSI CHANDRA 5. RAHMI ISLAMITHA DIARTI


nilai ujian praktek APGAR Score 4 mhs tahun 2024

nilai ujian praktek senam nifas KLP 4 mhs 2024


Nilai ujian praktek foto terapi mhs 2024





DUWI HARTATI


HUTRI ADELSI CHANDRA




RAHMI ISLAMITHA DIARTI
























SAFITRI OKTAVIANA










SOAL APGAR SCORE Safitri Oktaviana (240201021) 1. Seorang bayi laki-laki baru saja lahir spontan aterm di BPM kulit dan ekstremitas berwarna biru, tidak ada gerakan,tidak respon pada stimulasi nadi 80 x/menit, nafas tidak teratur. Berat 2900 gr, PB 49 cm, suhu 36°C. Berapakah nilai Apgar bayi pada kasus tersebut? a. 1 b. 3 c. 4 d. 7 e. 10 Jawaban : a. 1 2. Bayi A baru saja lahir spontan preterm di RS. Kaki dan tangan tampak kebiruan, nadi 120x/mnt, bayi tersebut meringis lemah saat distimulasi, sedikit gerakan pada otot bayi, dan pernapasan tidak teratur. Berdasarkan data tersebut, bayi A diklasifikasikan : a. Bayi normal b. Asfiksia ringan c. Asfiksia sedang d. Asfiksia berat Jawaban : b. Asfiksia ringan 3. Seorang bayi perempuan baru saja lahir spontan aterm di RS dengan Berat 3000gram, PB50cm, suhu 37°C. Bayi lahir menangis kuat, bergerak aktif, Nadi 140x/mnt, bayi batuk saat distimulasi saluran nafas. Berapakah nilai APGAR bayi pada kasus tersebut? a. 7 b. 8 c. 9 d. 10 Jawaban : b. 8 4. Berdasarkan kasus diatas, bayi perempuan tersebut diklasifikasikan: a. Bayi normal b. Bayi dengan asfiksia ringan c. Bayi dengan asfiksia sedang d. Bayi dengan asfiksia berat Jawaban : a. Bayi normal 5. Ibu Ani melahirkan seorang bayi laki-laki aterm dengan berat 2600gram, PB 48cm. bayi lahir menangis lemah saat stimulasi, warna kulit biru, Nadi 110x/mnt, sedikit gerakan pada otot, pernapasan tidak teratur. Berapakah nilai APGAR bayi pada kasus tersebut? a. 4 b. 5 c. 6 d. 7 Jawaban : a. 4

DWI WENA






JEPRI AFDOL PRANANDO













RINDY LUCKY SANGGRAINI











ALDI PUTRA






SITTA MOULINA PASARIBU




CONTOH KASUS APGAR Izin menjawab ibu πŸ™πŸ» Jadi hasil penilaian score APGAR dari soal diatas adalah (E. 5). Dikarenakan : 1. APPEARANCE Ekstremitas bayi biru pucat, tubuh bayi merah (Skor 1) 2. ⁠PULSE Nadi bayi 90kali/mnit (Skor 1) 3. GRIMACE Bayi merintih (Skor 1) 4. ACTIVITY Gerakan bayi lemah (Skor 1) 5. RESPIRATIOn Pernafasaan lemah dan tidak teratur (Skor 1) Jadi, total hasil penilaian yaitu 5 dan bayi dinyatakan apiksia ringan sedang. Maka bayi diperlukan resusitasi awal yaitu : 1. Membersihkan jalan nafas bayi 2. ⁠Memberikan rangsangan stimulasi pada bayi 3. ⁠Menjaga kehangatan bayi 4. ⁠Memberikan oksigen 5. ⁠Pantau APGAR menit ke-5 6. ⁠Monitor pernafasaan, denyut jantung dan warna kulit bayi 7. ⁠dan, evaluasi resusitasi lanjutan
SYAKIRA NADA RAHMADANI




ARIF KURNIAWAN












PUTRI DAULAY




ANGGI CAHYA PRATIWI








AJENG TRI ANJANI




















MARDHIYAH JABIROH



RESI JANNAH



NIA RAMADHANI



NABILA DHIYA AMANDA






SALSABILLA SEPTIANLI






NINDILLA YUSTICIA

















NIA KARLINA NDURU








DIVA LEONY TYARA




FAHRA NADILA


NATHANIA SHALSABILA



NADYA MAWAR PUTRI




Kasus Apgar Score Bayi Baru Lahir Seorang ibu bernama Ny. A, usia 27 tahun, G2P1A0, datang ke ruang bersalin RS pada tanggal 10 Januari 2026 pukul 06.30 WIB dengan keluhan mulas teratur sejak ±6 jam sebelum masuk rumah sakit. Kehamilan ibu aterm (usia kehamilan 39 minggu berdasarkan HPHT). Selama kehamilan, ibu rutin melakukan pemeriksaan ANC dan tidak memiliki riwayat penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes mellitus, atau penyakit jantung. Ibu juga tidak memiliki riwayat infeksi selama kehamilan. Proses persalinan berlangsung secara pervaginam spontan. Ketuban pecah spontan 1 jam sebelum bayi lahir, cairan ketuban berwarna jernih. Bayi lahir pada pukul 09.15 WIB dengan jenis kelamin laki-laki, berat badan lahir 3.100 gram dan panjang badan 49 cm. Sesaat setelah lahir, bayi tampak lemas, menangis lemah, dan pernapasan tidak teratur. Warna kulit bayi tampak kebiruan pada ekstremitas (akrosianosis). Petugas kesehatan segera melakukan penilaian kondisi bayi menggunakan Apgar Score menit pertama. Penilaian Apgar Score Menit ke-1 1. Appearance (warna kulit): tubuh kemerahan, ekstremitas kebiruan → skor 1 2. Pulse (denyut jantung): >100 kali/menit → skor 2 3. Grimace (refleks rangsang): meringis saat dilakukan rangsangan → skor 1 4. Activity (tonus otot): gerakan lemah, ekstremitas sedikit fleksi → skor 1 5. Respiration (pernapasan): napas tidak teratur, tangisan lemah → skor 1 ➡️ Total Apgar Score menit ke-1 = 6 Berdasarkan hasil tersebut, bayi dikategorikan mengalami asfiksia ringan. Petugas kesehatan segera melakukan tindakan awal berupa menghangatkan bayi, mengeringkan tubuh, membersihkan jalan napas, serta memberikan rangsangan taktil ringan. Setelah dilakukan tindakan awal dan pemantauan selama beberapa menit, kondisi bayi menunjukkan perbaikan. Bayi mulai menangis lebih kuat dan pernapasan menjadi lebih teratur. Selanjutnya dilakukan penilaian ulang Apgar Score menit ke-5. Penilaian Apgar Score Menit ke-5 1. Appearance (warna kulit): seluruh tubuh kemerahan → skor 2 2. Pulse (denyut jantung): >100 kali/menit → skor 2 3. Grimace (refleks rangsang): menangis kuat saat dirangsang → skor 2 4. Activity (tonus otot): gerakan aktif → skor 2 5. Respiration (pernapasan): napas teratur dan menangis kuat → skor 2 ➡️ Total Apgar Score menit ke-5 = 10 Setelah evaluasi, bayi dinyatakan dalam kondisi baik, stabil, dan tidak memerlukan tindakan resusitasi lanjutan. Bayi kemudian dilakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan dirawat bersama ibu (rawat gabung). Edukasi kepada ibu diberikan mengenai perawatan bayi baru lahir dan tanda bahaya pada neonatus.

MAHARDIKA PUTRI NUSA





DZIDAN RAFIF FEYZA


























ELSY DEFRIANI















NOVIA SHABRINA



















RINA MAYANG NURJAYANTI



SERLY NATASYA














SHEILA NANDIVA PRATIWI









Nur anisa dira naziba


BINTANG KHAIRUN NISA’




DINATUL AZMI





RAHMA AULIA
















[17.30, 22/1/2026] isnaniar: Assalamualaikum Desti ternyata mhs 2024 belum belajar foto terapi nak Kemarin waktu rapat disampaikan bahwa semua praktikum sudah diajarkan πŸ˜” [17.30, 22/1/2026] isnaniar: Banyak praktikum Maternitas dan anak dikatakan sudah diajarkan dalam rapat [17.48, 22/1/2026] Desti Akper: Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh Bu..iya Bu saat rapat memang dikatakan sudah praktikum semua Bu, makanya Desti sama pak ch buat jadwal ujian buπŸ™πŸ» [17.49, 22/1/2026] Desti Akper: Berarti belum di ajarkan ya Bu?πŸ™πŸ» [17.49, 22/1/2026] isnaniar: Iya kita sama sama mendengarkan Dan di notulen adaπŸ˜… [17.49, 22/1/2026] isnaniar: Belum Tadi 3 ujian ibu semua mhs pada bingung Dan sampaikan belum diajarin bu πŸ˜” [17.50, 22/1/2026] isnaniar: Dan mereka belum ada melakukan di laboratorium untuk ujian ibu tadi Kalau tindakan lain ibu segan pula bertanya [17.51, 22/1/2026] isnaniar: Ibu tadi ujian Foto terapi APGAR Score Senam nifas [17.51, 22/1/2026] isnaniar: Waalaikumsalam ibu fototerapi belum ibu, apgar scor udh pernah belajar materi nya sekilas ibu tp tidak ada praktek nya ibu klo senam nifas kmrin kmi cmn di suruh cari video di YouTube aja ibu terus di bikin vidio kelompok ibu πŸ™πŸ» [17.59, 22/1/2026] Desti Akper: Ya Allah, gimana ya buπŸ˜” [18.02, 22/1/2026] isnaniar: ya sudahlah, sudah kejadianπŸ˜… [18.02, 22/1/2026] isnaniar: tapi jadi pelajaran ke depannya, untuk terus kita memperbaiki diri, dan saling mengingatkan [18.03, 22/1/2026] isnaniar: Apgar scor sama buk mas ibu tp kmrin sempat di ajarin sama bunda Ibu klo senam nifas sama buk ayu Ibu klo fototerapi ngga tau siapa ibu soalnya belum pernah ibuπŸ™πŸ» [18.03, 22/1/2026] isnaniar: Waktu itu pernah nya perawatan anak dalam inkubator ibu dengan buk ayu ibuπŸ™πŸ»

No comments:

Post a Comment

LLHPB PP ‘Aisyiyah Ngaji Lingkungan 1447 H Sabtu, 14 Februari 2026 dengan tema Puasa sebagai Etika Pengendalian Konsumsi Energi

LLHPB PP ‘Aisyiyah Ngaji Lingkungan 1447 H Sabtu, 14 Februari 2026 dengan tema Puasa sebagai Etika Pengendalian Konsumsi Energi  LLHPB PP ‘A...