ROMBEL II AIK BPH KAMIS 17 FEBRUARI 2022 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH RIAU
CATATAN:
- NARASUMBER : Prof. Dr. H.M. Nazir Karim. MA
- Persepsi lahir dari pengetahuan, kemudian berlanjut menjadi sikap, benar dan baik akan terbentuk pada perilaku. namun kadang ada sikap untuk menolak dan tidak terbentuk menjadi perilaku atau di aplikan (imlu dan amal)
- negara sebelah barat dengan kapitalisme dan negara timur komunisme dan sosialisme
- ilmu pengetahuan dikembangkan oleh mereka ,dan melihat semuanya dengan materialisme dan tak pernah dikaitkan dengan agama
- terlahir hedonisme. utilitisme bahwa hidup untuk kesenangan yang melahirkan atjeisme yang tidak memerlukan keberadaan tuhan
- terjadi dikotomi ilmu pegetahuan
- penjajah menjajah persepsi dalam ilmu, dengan menanamkan dualisme sistem pendidikan: agama dan umum.
- indonesia masih seperti itu yang terjadi
- Penguatan islam dalam ilmu pengetahuan harus kita lakukan, namun harus siap dengan buzzer islamofobia.
- paradigma salah cara pandang . apabila sekuler maka terbentuk ilmu sekulerisme, komunis akan lahir ilmu komunisme
- agama bagian kecil dari kehidupan yang merupakan ibadah, namun saat ini hanya dalam konteks pribadi belum menyentuh kehidupan, bernegara, bermasyarakat, diharamkan oleh kondisi saat ini di dunia. padahal tidak ada satupun aktivitas manusia yang tidak ditentukan dalam agama.
- QS. Albaqarah: ayat awal : orang beriman bertaqwa-
- الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَ يُـقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَ مِمَّا رَزَقْنٰھُمْ يُنْفِقُوْنَAllaziina yu'minuuna bilghaibi wa yuqiimuunas salaata wa mimmaa razaqnaahum yunfiquun3. (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan shalat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka,Juz ke-1 tafsir ayat ke-3
- وَ الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمَآ اُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ وَبِالْاٰخِرَةِ ھُمْ يُوْقِنُوْنَWallaziina yu'minuuna bimaa unzila ilaika wa maaa unzila min qablika wa bil Aakhirati hum yuuqinuun4. dan mereka yang beriman kepada (Al-Qur'an) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat.Juz ke-1 tafsir ayat ke-4
- اُولٰٓٮِٕكَ عَلٰى هُدًى مِّنۡ رَّبِّهِمۡ وَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الۡمُفۡلِحُوۡنَUlaaa'ika 'alaa hudam mir rabbihim wa ulaaa'ika humul muflihuun5. Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.Juz ke-1 tafsir ayat ke-5
- اِنَّ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا سَوَآءٌ عَلَيۡهِمۡ ءَاَنۡذَرۡتَهُمۡ اَمۡ لَمۡ تُنۡذِرۡهُمۡ لَا يُؤۡمِنُوۡنَInnal laziina kafaruu sawaaa'un 'alaihim 'a-anzar tahum am lam tunzirhum laa yu'minuun6. Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, engkau (Muhammad) beri peringatan atau tidak engkau beri peringatan, mereka tidak akan beriman.
- Juz ke-1 tafsir ayat ke-6
- خَتَمَ اللّٰهُ عَلَىٰ قُلُوۡبِهِمۡ وَعَلٰى سَمۡعِهِمۡؕ وَعَلٰىٓ اَبۡصَارِهِمۡ غِشَاوَةٌ وَّلَهُمۡ عَذَابٌ عَظِيۡمٌKhatamal laahu 'alaa quluubihim wa 'alaa sam'i-him wa 'alaaa absaarihim ghishaa watunw wa lahum 'azaabun 'aziim7. Allah telah mengunci hati dan pendengaran mereka, penglihatan mereka telah tertutup, dan mereka akan mendapat azab yang berat.Juz ke-1 tafsir ayat ke-7
- وَمِنَ النَّاسِ مَنۡ يَّقُوۡلُ اٰمَنَّا بِاللّٰهِ وَبِالۡيَوۡمِ الۡاٰخِرِ وَمَا هُمۡ بِمُؤۡمِنِيۡنَۘWa minan naasi mai yaquulu aamannaa billaahi wa bil yawmil aakhiri wa maa hum bimu'miniin8. Dan di antara manusia ada yang berkata, "Kami beriman kepada Allah dan hari akhir," padahal sesungguhnya mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman.
Juz ke-1 tafsir ayat ke-8- يُخٰدِعُوۡنَ اللّٰهَ وَالَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا ۚ وَمَا يَخۡدَعُوۡنَ اِلَّاۤ اَنۡفُسَهُمۡ وَمَا يَشۡعُرُوۡنَؕYukhaadi'uunal laaha wallaziina aamanuu wa maa yakhda'uuna illaaa anfusahum wa maa yash'uruun9. Mereka menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanyalah menipu diri sendiri tanpa mereka sadari.Juz ke-1 tafsir ayat ke-9
- فِىۡ قُلُوۡبِهِمۡ مَّرَضٌۙ فَزَادَهُمُ اللّٰهُ مَرَضًا ۚ وَّلَهُمۡ عَذَابٌ اَلِيۡمٌۙۢ بِمَا كَانُوۡا يَكۡذِبُوۡنَFii quluubihim mara dun fazzdahumul laahu maradan wa lahum 'azaabun aliimum bimaa kaanuu yakzibuun10. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah menambah penyakitnya itu; dan mereka mendapat azab yang pedih, karena mereka berdusta.
- surat ali imran : harus jadi ulul albab
- Salah satu makna Ulil Albab dalam terjemahaan alqur'an yaitu orang orang yang berakal. Surah ali Imran ayat 190-191 misalnya menyebutkan Allah swt berfirman: ... Mereka yang menggunakan akal sebagai perenungan menuju kebermanfaatan dan kebermaslahatan adalah Manusia Ulil Albab
QS. Ali 'Imran Ayat 7
هُوَ الَّذِىۡۤ اَنۡزَلَ عَلَيۡكَ الۡكِتٰبَ مِنۡهُ اٰيٰتٌ مُّحۡكَمٰتٌ هُنَّ اُمُّ الۡكِتٰبِ وَاُخَرُ مُتَشٰبِهٰتٌؕ فَاَمَّا الَّذِيۡنَ فِىۡ قُلُوۡبِهِمۡ زَيۡغٌ فَيَتَّبِعُوۡنَ مَا تَشَابَهَ مِنۡهُ ابۡتِغَآءَ الۡفِتۡنَةِ وَابۡتِغَآءَ تَاۡوِيۡلِهٖۚ وَمَا يَعۡلَمُ تَاۡوِيۡلَهٗۤ اِلَّا اللّٰهُ ؔۘ وَ الرّٰسِخُوۡنَ فِى الۡعِلۡمِ يَقُوۡلُوۡنَ اٰمَنَّا بِهٖۙ كُلٌّ مِّنۡ عِنۡدِ رَبِّنَا ۚ وَمَا يَذَّكَّرُ اِلَّاۤ اُولُوا الۡاَلۡبَابِHuwal laziii anzala 'alaikal Kitaaba minhu Aayaatum Muh kamaatun hunna Ummul Kitaabi wa ukharu Mutashaabihaatun faammal laziina fii quluubihim ziyghun fa yattabi'uuna ma tashaabaha minhubtighaaa 'alfitnati wabtighaaa'a taawiilih; wa maa ya'lamu taawiilahoDialah yang menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu (Muhammad). Di antaranya ada ayat-ayat yang muhkamat, itulah pokok-pokok Kitab (Al-Qur'an) dan yang lain mutasyabihat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong pada kesesatan, mereka mengikuti yang mutasyabihat untuk mencari-cari fitnah dan untuk mencari-cari takwilnya, padahal tidak ada yang mengetahui takwilnya kecuali Allah. Dan orang-orang yang ilmunya mendalam berkata, "Kami beriman kepadanya (Al-Qur'an), semuanya dari sisi Tuhan kami." Tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang yang berakal.
- filosofi pemahaman alfatiha menjadi surat pembuka dalam alquran
- nilai - nilai aqidah di negera barat sudah tidak ada, apalagi nilai akhlaq yang ada hanya individualisme tidak lagi empati pada orang lain
- kebersihan sangat diperhatikan di negara eropa namun bukan kesucian (bersih namun tidak suci)
- korupsi dapat diatasi dengan menanamkan dalam diri bahwa kita selalu diawasi Allah, taqarrub ilallah. merasa dekat dengan Allah sehingga terhindar dari perbuatan yang mungkar
2. NARASUMBER 2: Prof. Dr. Sudirman M. Johan
- jauh sebelum adam di bumi, sudah ada yang di bumi , penduduk bumi adalah maiaikat, maka malaikat bertanya kepada Allah" kenapa harus menciptakan manusia?"
- dalam filsuf islam: mineral-hewan darat dan di laut- karena berangkat dari wahyu alquran maka manusia yang pertama kali diciptakan adalah adam bukan dengan teori darwin yang menyatakan manusia berasal dari kera.
QS. Al-Baqarah Ayat 30
وَاِذۡ قَالَ رَبُّكَ لِلۡمَلٰٓٮِٕكَةِ اِنِّىۡ جَاعِلٌ فِى الۡاَرۡضِ خَلِيۡفَةً ؕ قَالُوۡٓا اَتَجۡعَلُ فِيۡهَا مَنۡ يُّفۡسِدُ فِيۡهَا وَيَسۡفِكُ الدِّمَآءَۚ وَنَحۡنُ نُسَبِّحُ بِحَمۡدِكَ وَنُقَدِّسُ لَـكَؕ قَالَ اِنِّىۡٓ اَعۡلَمُ مَا لَا تَعۡلَمُوۡنَWa iz qoola rabbuka lil malaaa'ikati innii jaa'ilun fil ardi khaliifatan qooluuu ataj'alu fiihaa mai yufsidu fiihaa wa yasfikud dimaaa'a wa nahnu nusabbihu bihamdika wa nuqaddisu laka qoola inniii a'lamu maa laa ta'lamuunDan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, "Aku hendak menjadikan khalifah di bumi." Mereka berkata, "Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?" Dia berfirman, "Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."- makhuq lain yang ada di alam kita ketahui dari wahyu Allah dalam Alquran. hanya dengan iman kita dapat menerimanya dengan baik dan bisa memahaminya dengan baik
- ramses 5 adalah fir'aun yang berhadapan dengan nabi musa yang mengingkari adanya Allah SWT
- apabila tidak ada pemahaman terhadap tauhid maka ini tidak dapat mereka terima
- hukum keluarga-hukum waris-paham teologi- perkembangan tarikat-persoalan gadai : dipelajari oleh kalangan intelektual muslim dan non muslim
- sunni adalah syi'ah, di sumbar ada tradisi perang tabuik (syiah), di bengkulu juga ada tradisi tabot.
- Festival Tabuik merupakan sebuah perayaan tahunan masyarakat Sumatera Barat untuk memperingati wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW yaitu Hussein Bin Ali, yang gugur di Perang Karbala pada tanggal 10 Muharam. ... Tabuik sebenarnya berasal dari kata “Tabut” yang memiliki arti kotak kayu.
- Tabuik (Indonesia: Tabut) adalah perayaan lokal dalam rangka memperingati Asyura, gugurnya Imam Husain, cucu Muhammad, yang dilakukan oleh masyarakat Minangkabau di daerah pantai Sumatra Barat, khususnya di Kota Pariaman. Festival ini termasuk menampilkan kembali Pertempuran Karbala, dan memainkan drum tassa dan dhol.
- Upacara Tabot / Tabuik merupakan sebuah tradisi masyarakat di Bengkulu dan di pantai barat Sumatera Barat, yang diselenggarakan secara turun menurun. Upacara ini digelar di hari Asyura yang jatuh pada tanggal 10 Muharram dalam kalender Islam untuk memperingati kematian cucu Nabi Muhammad, Husein.
- Apa itu tradisi Tabot atau Tabuik?
- menentukan jenis kelamin bisa ditentukan salah satunya dengan melihat darimana air seni/urin dikeluarkannya
- Muhammadiyah; organisasi yang luas cakupannya,
- yang kurang saat ini di umri belum terbentuk budaya ontime / awal waktu untuk shalat berjamaah, shalat jumat,
- belum sinkron antara harapan-kenyataan, antara teori dan praktek,
- PTM: perguruan tinggi muhammadiyah; dijiwai oleh Al Islam dan Kemuhammadiyahan dalam ideologi filosofis maupun praktis/fraksis, di otak dan jiwa kita. kalau benar-benar dipahami
- silabus lihat di bagian mana AIK membumi, tidak hanya di bahan seminar. mau menjadi penonton atau pemain, please do our time, lakukan walaupun dari hal kecil, upayakan menjadi imam dalam shalat berjamaah
- you are part of solution not part of problem= adalah bagian dari solusi bukan bagian dari masalah
- masukkan Islam secara holistik dalam kehidupan kita termasuk dalam proses pembelajaran
- dikotomi dunia pendidikan: pendidikan islam dan pendidikan barat : pondok - pondok modern- pendidikan barat
- MULO/SPG/PGA; yang didirikan muhammadiyah untuk mempersiapkan pendidik umum yang mampu mengajarkan agama Islam dengan bahasa asing, karena ada aturan boleh mengajarkan mata kuliah/pelajaran agama di kelas belanda tetapi menggunakan bahasa pengantar belanda, hal ini untuk melakukan politik praktis
- anak yang kita bimbing ada yang anak biologis dan anak ideologis muhammadiyah
- harus ada tranformation atas islam, tidak hanya transformation of knowledge. tidak hanya fokus pada penyampaian materi, tapi juga mengingatkan untuk shalat tepat waktu
- mengajak mahasiswa kepada Islam
- dosen mengajarkan moral islami, pada mahasiswa dengan tidak mengkotomi hanya dilakukan oleh dosen AIK
- ajak pada kebaikan karena tidak akan ada ruginya mengajak pada kebaikan
No comments:
Post a Comment