“Konsultasi tentang Kerja-kerja Advokasi dalam 'Keterlibatan Keagamaan dan Lintas Iman untuk memitigasi dan Mengelola Risiko Lingkungan”. Rabu 26 Februari 2025
CATATAN: RABU 26 FEBRUARI 2025
PAK RASYAD ZEIN
- PP Muhammadiyah melalui PWM Riau melaksanakan FGD lisntas agama untuk mengelola risiko lingkungan
- semua agama mengajarkan untuk menjaga linkungan
- mencapai surga bisa dimulai dengan kegiatan yang positif di dunia
- lingkungan rusak akibat tangan tangan manusia
- langkah - lahgkah dari organisasi keagamaan akan jadi hasil FGD sebagai langkah untuk mengelola risiko lingkungan
- hampir semua peserta hadir dalam FGD
- WALUBI, PHDI
- Dilaksanakan di 4 provinsi di Indonesia, sawahlunto
- agama punya kekuatan untuk sumber moral untuk menjaga lingkungan
- data BNPB: pengungsi lebih dari 70 jt orang akibat bencana yang terjadi akibat kerusakan lingkungan
- hasil diskusi akan disampaikan sampai tingkat nasional sebagai bahan masukan untuk mengatasi masalah lingkungan ke kemntrian perencanaan pembangunan
- Th 2045 puncak krisis lingkungan akan terjadi
- sesi siang akan dibentuk 3 kelompok untuk menjawab pertanyaan yang ada dalam rancangan
- semua yang disampaikan di forum akan dicatat dan akan disampaikan sebagai bagian FGD hari ini
- SARAN ISNANIAR:
- Isu lingkungan sampah yang ada di kota pekanbaru yang membutuhkan dukungan sumber daya finansial untuk Pengelolaan sampah dan energi terbarukan salah satunya dengan pengadaan Incinerator sampah (pembakar sampah padat yang mengubah sampah menjadi lebih kecil dan menghasilkan energi panas)
Moderator: Ir. Fakhrunnas MA Jabbar, M.Kom. Persatuan Tarbiyah Islamiyah Riau
Dr. Ir Muhammad Ikhsan, M.Sc (Ketua Majelis Lingkungan Hidup PWM Riau/Dosen Universitas Riau, Pakar Lingkungan)
- masalah sampah di pekanbaru, emisi karbon, pembusukan sampah yang banyak mengahasilkan gas metana meningkatkan emisi karbon, pencemaran air, sungai dan laut akibat sampah
- sungai siak mengalami pendangkalan, kemungkinan sampah plastik yang ada disana , timbunan menjadi sedalam 2 meter
- menimbun tanah di tempat aliran air menyebabkan air tidak berjalan
- penimbunan lahan gambut,mengurangi jumlah resapan air
- pandangan islam tentang melestarikan lingkungan
- QS. Al hadid ayat 4
- QS. Al A'raf ayat 10
- QS. Albaqarah 2 ayat 30
- QS Aghasyiyah ayat 17-20
- QS. Al an'am ayat 38
- QS. Al qasas ayat 76
- QS. AL isra ayat 26
- QS. Al a'raf ayat 31 , Ayat 56
- QS Ar Rum
- QS. Al Maidah ayat 32
- manusia menjaga lingkungan maka ia menjaga 5 pokok: menjaga agama, menjaga jiwa. menjaga keturunan, menjaga akal,
- menjaga untuk keberlanjutan lingkungan untuk anak cucu
- QS An Nisa' ayat 5
- kekuatan muhammadiyah :
- praktik lingkungan sehari - hari
- memilah sampah di level rumah tangga
- membiasakan 3R
- Hemat listrik air dan BBM
- Desain rumah hemat listrik
Dr. Elviriadi (Pakar Lingkungan Riau, akademisi UIN Suska Riau)
- mencari peran agama untuk mengatasi krisis lingkungan
- agama harus bergerak untuk mengatasi ketidakadilan
- eksploitasi lingkungan hidup harus diperhatiakn oleh seluruh agama
Pdt. Masieli Zendrato, S.Th. (PGI Riau)
- PERMASALAHAN: kita dihadapkan dengan penguasa dalam proses menyelamatkan lingkungan
- alam yang ada saat ini bukan hanya untuk kita
- manusia tidak berhak merubah bentuk alam tetapi berhak untuk merawatnya
- relasi manusia: alam dan manusia saling membutuhkan, dan alam membutuhkan kemampuan manusia untuk menjaga dan melestarikan alam
- menyuaraakn kebijakan ramah lingkungan
- Riau masuk zona merah dalam krisis lingkungan
- perlu komitmen lintas agama untuk mengguncang penguasa dalam membuat kebijakan ramah lingkungan
1. Pertanyaan Umum
▪ Perspektif tentang Tanggung Jawab Lingkungan:
Bagaimana ajaran agama membentuk pemahaman tentang tanggung jawab terhadap lingkungan?
Nilai atau keyakinan unik apa dalam tradisi agama Anda yang menurut Anda sangat penting untuk mengatasi tantangan lingkungan?
▪ Peran Organisasi Keagamaan dalam Aksi Lingkungan:
Apa peran yang seharusnya dimainkan oleh organisasi keagamaan dalam menangani lingkungan?
Berikan beberapa contoh inisiatif.
▪ Tantangan dan Peluang dalam Aksi Iklim:
Tantangan apa yang dihadapi organisasi dalam keterlibatan iklim?
Dan bagaimana menurut organisasi keagamaan dapat berkolaborasi lebih efektif dengan para pihak?
2. Kapasitas dan Sumber Daya
▪ Kapasitas Organisasi dan Sumber Daya:
Kekuatan apa yang dimiliki organisasi yang mendukung inisiatif lingkungan
dan apa sumber daya atau keterampilan yang dibutuhkan organisasi untuk meningkatkan kapasitasnya dalam menangani tantangan lingkungan?
▪ Pelatihan dan Berbagi Pengetahuan:
Jenis pelatihan atau pengetahuan seperti apa yang paling bermanfaat bagi organisasi keagamaan yang bekerja dalam isu lingkungan?
Bagaimana organisasi Anda belajar dan berbagi praktik lingkungan dengan komunitas agama atau organisasi lain?
3. Dampak dan Pengaruh di Komunitas
▪ Keterlibatan dan Dampak di Komunitas:
Bagaimana organisasi melibatkan komunitas lokal dalam isu lingkungan?
Dan adakah dampaknnya pada komunitas ?
▪ Advokasi dan Keterlibatan dalam Kebijakan:
Menurut Anda, peran apa yang seharusnya dimainkan organisasi keagamaan dalam mempengaruhi kebijakan lingkungan?
Apakah ada kebijakan atau program lingkungan tertentu yang ingin organisasi Anda dukung atau dorong di tingkat nasional?
4. Visi untuk Keterlibatan di Masa Depan
• Visi dan Tujuan:
apa visi organisasi Anda untuk perannya dalam aksi lingkungan?
Apa saja tujuan organisasi Anda dalam beberapa tahun ke depan terkait keberlanjutan lingkungan?
• Pendekatan Berbasis Iman dan Praktik Terbaik: Apakah ada pendekatan atau praktik berbasis
agama yang efektif isu lingkungan? Pelajaran atau praktik apa bisa anda share terkait pekerjaan
lingkungan?
5. Kolaborasi dan Aksi Kolektif
• Kolaborasi Lintas Agama: Dalam bentuk apa kolaborasi dengan kelompok agama lain dalam isu
lingkungan? Peluang apa untuk memperkuat upaya lintas agama dalam keberlanjutan lingkungan?
• Pernyataan Bersama dan Advokasi Publik: Bagaimana pandangan Anda tentang mengeluarkan
pernyataan bersama dengan kelompok agama lain untuk mendukung tujuan lingkungan? Dan isu apa yang penting?
AUDIENS:
- harus ada kurikulum lingkungan untuk semua tingkat pendidikan mulai TK-SD-SMP-SMA-PT
- Pelajaran untuk menjaga lingkungan berbasis agama dimasukkan dalam proses mendidik attitude anak didik untuk menjaga lingkungan
- lintas agama membuat komitmen dan tanda tangan bersama untuk menunjukkan dukungan untuk terhadap pelestarian lingkungan
- persatuan ummat budha Riau: FKUB. REGULASI Pemerintah yang bagus tapi masih ada celah yang bisa dimanfaatkan oknum. sehingga alam menjadi rusak
- keadilan: isu riau adalah konflik lahan. 1 perusahaan bisa menguasai banyak lahan di Riau
- kita harus bergerak untuk peduli lingkungan, sampah dikumpulkan untuk bisa dipergunakan kembali. lakukan aksi nyata harus dilakukan. tidak hanya dalam bentuk seminar seminar saja
- sederhana tapi dilakukan sulit : penegakan hukum. ada pelanggaran ditindak (pak jailani)
- frans: mengelola resiko lingkungan, mengelola resiko akibat ulah orang lain. hukuman mati kembali dilakukan dalam penegakan hukum, sehingga ada efek jera
- wujud aksi nyata : mari lakukan, pemilik lahan sawit banyak batak dan tionghoa